Pengamalan dalam hidup sabar
Nama. : Era Apriani
Npm. : 2011310047
Kelas : Kpi2C
Matkul : Retorika Dakwah
Alamat. : Kertapati Bengkulu tengah
Hoby. : apa saja yang bisa memotivasi diri sendiri
Cita-cita. : Pramugari / menjadi orang yang berguna untuk sesama
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Dalam kesempatan kali ini, saya akan memuat sebuah tulisan dalam rangka menyelesaikan tugas mata kuliah Retorika Dakwah . Tulisan yang dimuat ini membahas tentang "Pengalaman Pribadi Mengenai hidup saya sendiri".
Dari sejak kecil saya sudah di ajari orang tua saya untuk selalu bersikap sabar dan iklas, sabar dalam menghadapi segala hal. Misalkan ketika sedang butuh atau ingin mengharapkan sesuatu, lalu pada saat itu juga rajin beribadah dan giat untuk selalu berdoa agar doa tersebut dikabulkan, kita juga harus sabar dalam do'a kita itu sendiri. Dan setelah doa yang yang kita panjatkan itu terkabulkan maupun tidak terkabulnya do'a kita dalam menjalani ibadahnya jangan menjadi berkurang ibadah kita kepada sang kuasa.
tetapi dalam beribadah kita juga tidak boleh mengharapkan pujian atau sanjungan dari orang lain. Ketika kita dalam keadaan suatu situasi yang dimana ada orang yang sedang kesusahan atau butuh pertolongan. Kita Menolong harus melalui hati dimana tidak mengharapkan atau berpikir yang aneh-aneh. Belajarlah dari attitude yang benar terhadap keluarga, masyarakat orang sekitar.
Hingga Seiring berjalannya waktu saya semakin mengerti bahwa tertanamnya sikap sabar dan ikhlas di dalam diri kita itu sangatlah bermakna bagi kehidupan sehari-hari saya, baik di lingkungan sekolah, keluarga maupun di lingkungan-lingkungan lain.
Karena bagi saya di setiap kehidupan itu pasti melewati banyak tantangan, ujian dan banyak permasalahan yang bakalan saya temui nantinya, apakah saya bisa melewati nya dengan sikap yang emosional?
Pada saat saya terkena musibah seperti penyakit yang menyita dan membuang-buang waktu sehingga tidak produktif. Disaat itu ada pikiran untuk putus asa karena penyakit yang dialami saya dulu. dan saya bertekad untuk tidak menyerah untuk mencari sebuah kesembuhan . Tidak mengeluh dan menjalani kegiatan secara sehat berolahraga dll. Ketika teman-teman satu kelas mengejek atau dalam artian membully. Saya tidak membalas dengan mengejek orang tersebut melainkan bersikap sabar dan tenang dan selalu bersikap lapang dada terhadap apapun bila memang dalam situasi yang benar.
Semakin banyak permasalahan yang kita hadapi justru harus semakin sabar juga bagi saya untuk menghadapi nya. Saya sejak dari kecil saya sangat sering mendapatkan, mendengarkan kata-kata yang seharusnya tidak patut untuk saya dengar di waktu kecil tetapi ibu saya berkata " nak sudah jangan di dengar, sabar " kata-kata itu tidak perna hilang dari pikiran saya untuk selalu bersikap sabar, nah dari ibu saya lah saya belajar betapa indahnya sabar dalam kehidupan.
Hingga saya sampai pada detik ini hari ini begitu banyak hal yang saya lalui, saya pun tidak pernah menyangka kalau saya bisa melewatinya, yang dulu saya pikir " oh, nanti begini, begitu Sangat sulit untuk menggapai ke titik itu " tapi seiring berjalannya waktu dan dengan dukungan orang tua saya bisa sampai ke detik saat ini. Tetapi kita juga harus beribadah kepada Allah SWT dan untuk selalu ber ikhtiar kepadanya.
Yakinlah bahwa sabar dan ikhlas itu adalah buah dari kesuksesan, tetapi jangan lupa ibadah, do'a dan usaha juga ya, jangan hanya sabar aja eh tapi kita nya hanya duduk diam saja hehe.
Terimakasih.
#jangan lupa untuk selalu bersikap sabar dan ikhlas (:
Komentar
Posting Komentar